Islam, Agamaku
Blogger Skin
Kisah-kisah yang Menggugah
Menjadi Muslimah
Catatan Harian Menjadi Muslimah
 

Friday, June 16, 2006

Bekal Meninggalkan Zona Nyaman

Oleh Rahmat*

Namanya juga meninggalkan Zona Nyaman, tentu akan berada di zona yang tidak nyaman. Dalam zona yang tidak nyaman kita harus memiliki bekal agar kita kuat dan bisa bertahan di zona tidak nyaman tersebut. Bagi orang yang tidak memiliki bekal yang cukup bisa kembali ke zona nyaman semula sebelum mencapai zona nyaman yang lebih tinggi.

Hal pertama yang diperlukan untuk meninggalkan zona nyaman ialah niat yang lurus. Untuk apa Anda meninggalkan zona nyaman? Tentu saja harus demi kebaikan, baik bagi sendiri, keluarga, bangsa, dan tentu saja untuk kemuliaan Islam (Izzatul Islam).

Hal yang kedua ialah persiapan dan rencana yang matang. Untuk hal ini telah saya bahas pada artikel "Langkah Awal yang Salah". Kemudian hal ketiga ialah harus memiliki sikap yang unggul. Anda akan meninggalkan zona nyaman Anda menuju zona nyaman yang lebih tinggi yang melalui zona tidak nyaman, tentu saja Anda harus memiliki sikap-sikap yang mencerminkan bahwa Anda memang lebih unggul dari orang rata-rata yang betah pada zona nyaman.

Adapun sikap-sikap yang perlu Anda bina ialah:
  1. High Achiever. Tidak cepat puas dan selalu ingin mencapai hasil yang terbaik.
  2. Risk Taker. Selalu saja ada resiko untuk hal yang lebih baik.
  3. Peka terhadap Peluang. Waspada pada setiap peluang yang muncul sehingga tidak lepas begitu saja.
  4. Kreatif. Selalu memiliki ide untuk memecahkan masalah atau menciptakan peluang yang baru.
  5. Sabar. Kadang hasil tidak selalu dicapai dengan cepat. Maka kesabaran mutlak diperlukan.
  6. Percaya Diri. Nasib Anda ditentukan oleh Anda sendiri dengan izin Allah SWT, jika Anda tidak percaya diri, bagaimana jadinya?
  7. Antusias. Antusias ditambah "action" sama dengan sukses.
[Sumber : Artikel Motivasi Islam]